Minggu, 27 Maret 2011

PERANCANGAN PROGRAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS VISUAL BASIC.NET 2005 PADA PT XYZ

DAFTAR PUSTAKA
Husein, Muhammad Fachri. 2003. Sistem Informasi Akuntansi. Akademi Manajemen Perusahaan YKPN.
http:/www.Persaingan Usaha Travel. Muhlis Suhaeri. 2008. Menabur Citra Membangun Usaha Travel (diakses 26 Desember 2008).
Ismaya, Sujana. 2006. Kamus Akuntansi. Bandung: Pustaka Grafika.
LPKBM MADCOMS. 2005. Panduan Pemrograman dan Referensi Kamus visual Basic 6.0. Yogyakarta: ANDI.
Romney, M dan Steinbart, P. 2004. Accounting Information System. Tenth Edition, Prentice Hall.
Romney, M dan Steinbart, P. 2006. Sistem Informasi Akuntansi. Edisi Sembilan. Jakarta: Salemba Empat.
Salim, Peter & Yenni Salim. 1990. Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern English Press.
Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer. 2006. Pemrograman Visual Basic.NET 2005. Yogyakarta: ANDI.
Wiidjajanto, Nugroho. 2001. Sistem Informasi Akuntansi.
William. E, Borrows. 2002. Programming Bussinies Aplications with Ms. Visual Basic 6.0. New York: McGraw-Hill.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Transportasi merupakan salah satu jenis perusahaan jasa yang berperan sebagai alat untuk memindahkan barang (muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain melalui media darat, laut, dan udara. Saat ini telah banyak penyedia jasa transportasi baik dari berbagai perusahaan penerbangan maupun dari PT Pelni sebagai penyedia jasa transportasi laut terbesar di Indonesia.
Industri penerbangan di Indonesia sedang mengalami trend yang meningkat. Salah satu sebabnya adalah terbukanya kebijakan otonomi daerah yang menyebabkan setiap daerah berlomba membangun “pintu gerbang udara” sendiri. Artinya, kedepan jumlah pengguna transportasi lewat udara pun secara otomatis akan bertambah tentunya membuat bisnis travel harus lebih siap menghadapi persaingan. Begitu juga dengan PT Pelni yang harus dapat mempertahankan penumpang melalui peningkatan kualitas pelayanan.
Kecenderungan ini bisa dilihat dari data yang ada. Saat ini terdapat 10 penerbangan domestik. Setiap tahun, jumlah penumpang pesawat meningkat secara drastis. Pada tahun 2005, tercatat 19,1 juta pengguna pesawat terbang, pada tahun 2006 meningkat menjadi 24 juta dan meningkat lagi 30 juta orang pada tahun 2007 (Suhaeri, 2008).
Kondisi ini sangat menguntungkan bisnis travel karena memberikan harapan dan peluang bisnis jika ditunjang oleh peningkatan pelayanan kepada pelanggan dan perusahaan senantiasa melakukan perbaikan manajemen secara berkelanjutan.
Walaupun persaingan bisnis penerbangan dapat menggeser bisnis pelayaran, namun PT Pelni harus tetap meningkatkan pelayanannya agar dapat mempertahankan penumpang yang dimiliki sebagai penumpang yang loyal.
Dewasa ini bisnis travel bukanlah usaha yang baru dan jumlahnya sudah sangat banyak, bisnis ticketing ini masih sangat prospektif. Supaya bisnis travel ini dapat berjalan baik, berbagai cara akan ditempuh oleh manajemen perusahaan agar usahanya tetap berkembang.
PT XYZ merupakan salah satu bisnis travel yang usahanya bergerak dalam bidang ticketing. Perusahaan ini melayani penjualan tiket pesawat dan kapal laut. Dalam mengelola usaha travelnya, PT XYZ masih menggunakan sistem informasi secara manual untuk pencatatan setiap transaksinya. Pencatatan dilakukan setiap hari pada kertas kerja (worksheet) dan diakhir bulan semua transaksi penjualan dibukukan dalam satu buku yang sama.
Pencatatan yang masih dilakukan secara manual bukan hanya untuk transaksi penjualan, tetapi semua transaksi yang mempengaruhi kegiatan operasi perusahaan. Hal ini mengakibatkan sulitnya melakukan pencarian dokumen tahun-tahun lalu serta sulitnya menelusuri setiap transaksi. Agar PT XYZ mampu bertahan dalam persaingan yang semakin ketat maka perusahaan ini harus mampu memperbaiki manajemennya, khususnya dalam mendokumentasikan setiap transaksi usahanya.
Pencatatan transaksi secara manual tersebut akan berbeda jauh dengan penginputan dan pemprosesan transaksi berbasis komputerisasi. Setiap badan usaha termasuk usaha travel tentunya menginginkan keuntungan yang maksimal dengan biaya yang relatif sedikit, tetapi terkadang terkendala dengan masalah kegiatan operasional yang dijalankannya.
Untuk mencapai laba maksimal, Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memiliki pengaruh terhadap operasional perusahaan dan nilai lebih yang dirasakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) seperti pelanggan, pemasok, dan kreditur. Informasi yang handal dan penyajian laporan keuangan yang wajar sangat berpengaruh pada stakeholder dalam membuat komitmen kerja sama. Akibatnya, perusahaan dapat memperoleh kontribusi keuntungan atau penghasilan yang dapat menunjang kelancaran operasionalnya.
Teknologi SIA merupakan salah satu sistem penunjang penginputan data (input), pemprosesan (process) dan informasi (output) yang dihasilkan melalui sistem IT atau berbasis komputerisasi secara efektif, efisien dan akurat. Beberapa software yang digunakan para programer untuk membuat program adalah Visual FoxPro, Visual Dbase dan Visual Basic.
Dari beberapa program aplikasi yang tersedia, penulis menganggap bahwa Visual Basic.Net 2005 sebagai software yang mudah digunakan dalam melakukan perancangan program, karena software ini dapat mengakses data secara lebih mudah, cepat, dan akurat. Dengan Visual Basic.Net 2005, seorang user akan merasa jauh lebih mudah membuat sistem informasi tanpa mengurangi fasilitas program tersebut. Selain itu, tampilan program ini lebih canggih dibandingkan dengan edisi Visual Basic sebelumnya.
Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk mengangkat permasalahan ini kedalam penelitian dengan judul “Perancangan Program Sistem Informasi Akuntasi Berbasis Visual Basic.Net 2005 pada PT XYZ di Makassar”.
B. Rumusan Masalah
Pengolahan sistem informasi pada PT XYZ di Makassar yang masih dilakukan secara manual dengan tingkat resiko kesalahan yang cukup besar mengakibatkan pihak perusahaan belum dapat menyajikan informasi secara akurat. Hal ini dapat menghambat pengambilan keputusan yang berarti dapat menghambat kegiatan operasional perusahaan. Oleh sebab itu, diperlukan suatu sistem informasi yang berbasis komputer untuk menyediakan informasi secara cepat.
C. Tujuan Penulisan
Program aplikasi yang akan dirancang bertujuan menghasilkan sistem informasi yang lebih akurat dengan menyiapkan program aplikasi Visual Basic.Net 2005 sehingga dapat mempercepat proses pengolahan, pencetakan dan pelaporan akuntansi pada PT XYZ Makassar dengan tenaga dan waktu yang lebih efisien dan tingkat kesalahan yang lebih kecil.


D. Manfaat Penulisan
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :
1. Badan usaha, terdapatnya Software dalam pengelolaan kegiatan di perusahaan pada bidang ticketing untuk menghasilkan informasi yang cepat dan akurat bagi pihak manajemen untuk digunakan sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan.
2. Pembaca, sebagai bahan pustaka bagi pihak luar atau pembaca yang akan melakukan penelitian pada bidang yang sama.
3. Penulis, dengan penelitian ini dapat melatih diri dalam menganalisis masalah, merancang dan mendesain program, serta pembuatan program aplikasinya.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
E. Pengertian Perancangan dan Program Aplikasi Komputer
Salim dan Yenni Salim (1990:1231) menyatakan bahwa perancangan adalah “proses, cara atau perbuatan merancang”.
Program aplikasi komputer adalah perangkat lunak atau sering disebut software yang dirancang untuk mempermudah users dalam melakukan pekerjaan. Software diartikan sebagai program yang terdapat dalam suatu komputer yang memberikan perintah terhadap perangkat keras (hardware) untuk melakukan proses pengolahan data.
Program aplikasi komputer merupakan rangkaian instruksi yang diberikan pada komputer untuk mengolah suatu pekerjaan tertentu dari awal sampai akhir, guna memperoleh hasil yang diinginkan (Ismaya, 2006:521).
William (2002:2) mengemukakan bahwa “a program is a set of instructions that tell the computer how to perform a given task”. Pemrograman melakukan tugas tertentu berdasarkan perintah yang ada, khususnya dalam mengimplementasikan algoritma. Fungsi bahasa pemrograman adalah sebuah media untuk menyusun perintah serta sebagai alat komunikasi antara orang satu dengan yang lain.
Dari pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa perancangan berarti usaha untuk membuat suatu bentuk atau model, sedangkan program aplikasi komputer merupakan salah satu software yang dirancang untuk menyelesaikan masalah tertentu.
F. Sistem Informasi Akuntansi
1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
Romney (2006:6) mengemukakan bahwa an accounting information system is a system that collects, records, stores, and process data to produce information for decision makers. Sedangkan menurut Widjajanto (2001:4) sistem informasi akuntansi adalah susunan berbagai formulir catatan, peralatan, termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksananya, dan laporan yang terkoordinasikan secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.
Sistem informasi akuntansi adalah subsistem dari sistem informasi yang lebih luas yang memasukkan semua informasi yang diperoleh dari aktivitas bisnis perusahaan (Husein, 2003:6).
Dari beberapa pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem yang mengumpul, mencatat, menyimpan, dan memproses data baik secara manual maupun komputerisasi yang menghasilkan informasi keuangan guna memudahkan manajemen dalam proses pengambilan keputusan.
Menurut Romney (2006:3), Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari lima komponen yaitu:
a. Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut dan melaksanakan berbagai fungsi.
b. Prosedur-prosedur, baik manual maupun yang terotomatisasi, yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas organisasi.
c. Data tentang proses-proses bisnis organisasi.
d. Software yang dipakai untuk memproses data organisasi.
e. Infrastruktur teknologi informasi, termasuk komputer, peralatan pendukung (peripheral device), dan peralatan untuk komunikasi jaringan.
Kelima komponen tersebut secara bersama-sama memungkinkan suatu SIA memenuhi tiga fungsi pentingnya dalam organisasi, yaitu:
a. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan oleh organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut, dan para pelaku yang terlibat dalam berbagai aktivitas tersebut, agar pihak manajemen, para pegawai, dan pihak-pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang (review) hal-hal yang telah terjadi.
b. Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
c. Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset-aset organisasi, termasuk data organisasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat, dan handal.

2. Tujuan Sistem Informasi Akuntansi
Tujuan dari setiap sistem informasi akuntansi adalah menyediakan informasi akuntansi bagi berbagai pemakai/pengguna. Pemakai terdiri dari pihak internal dan eksternal. Pihak internal seperti manajer atau dari pihak eksternal seperti pelanggan. Secara lebih khusus tujuannya adalah:
a. Untuk mendukung operasi harian.
b. Untuk mendukung pembuatan keputusan oleh pembuat keputusan intern perusahaan.
c. Memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pengelolaan perusahaan.
3. Siklus Pemrosesan Data
Menurut Romney (2006:30), Siklus pemrosesan data (data processing cycle) terdiri dari 3 (tiga) langkah, yaitu:
a. Input data
Input adalah sumber data yang diperlukan perusahaan untuk menjalankan operasi dan menghasilkan output. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) secara manual berbeda dengan berbasis komputerisasi. Ditinjau dari penginputan data, bila secara manual dibuatkan bukti transaksi sedangkan secara komputerisasi menggunakan dokumen elektronik.
b. Pemprosesan data
Saat sumber data tentang aktivitas bisnis sudah dikumpulkan, langkah berikutnya melibatkan proses pembaruan (updating) informasi yang sudah disimpan sebelumnya tentang sumber daya yang dipengaruhi oleh kegiatan tersebut dan para pelaku yang terlibat didalam aktivitas tersebut.
c. Penyimpanan data
Pada proses ini, sumber data yang telah diproses sebelumnya disimpan secara komputerisasi atau manual (keeping the books) agar dapat diakses dengan mudah dan efisien.
Pada dasarnya SIA secara manual dan berbasis komputerisasi sangat besar pengaruhnya pada penyajian laporan keuangan atau informasi yang dihasilkan Sistem Informasi Akuntansi secara komputerisasi memberikan jaminan yang wajar dibandingkan secara manual sehingga tujuan pengendalian dapat dicapai dengan pertimbangan hal-hal berikut:
a. Efektivitas dan efisiensi operasional organisasi
b. Keandalan laporan keuangan
c. Kesesuaian dengan hukum dan peraturan berlaku
d. Struktur organisasi yang memisahkan tugas dan tanggungjawab fungsional secara tegas
e. Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan utang, pendapatan dan biaya
f. Praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi tiap unit organisasi
4. Pengertian Bagan Alir (Flowchart)
Bagan alir (Flowchart) adalah teknik analisis yang dipergunakan untuk mendeskripsikan beberapa aspek dari sistem informasi secara jelas, ringkas, dan logis. Bagan alir menggunakan serangkaian simbol standar untuk mendeskripsikan melalui gambar prosedur pemprosesan transaksi yang digunakan perusahaan, dan arus data yang melalui sistem (Romney, 2004:191).
5. Simbol-simbol Bagan Alir
Simbol-simbol yang dipergunakan untuk membuat bagan alir memiliki arti khusus yang dengan mudah dapat dilihat dari bentuknya. Bentuk simbol-simbol tersebut menunjukkan dan mendeskripsikan proses yang dilaksanakan dan input, output, pemrosesan, serta media penyimpanan yang dipergunakan.
Tabel 2.1 Simbol-simbol Umum Bagan Alir
Simbol Nama Keterangan
Simbol Input/Output

Dokumen Dokumen atau laporan: dokumen tersebut dapat dipersiapkan dengan tulisan tangan, atau dicetak dengan komputer.


Beberapa tembusan dari satu dokumen Digambarkan dengan cara menumpuk simbol dokumen dan mencetak nomor dokumen di bagian depan sudut kanan atas


Input/output; Jurnal/Buku Besar Fungsi input atau output apa pun di dalam bagan alir program. Juga dipergunakan untuk mewakili jurnal dan buku besar dalam bagan alir dokumen.


Pengetikan On-Line Memasukkan data melalui peralatan On-Line seperti terminal atau personal computer


Tampilan Informasi yang ditampilkan oleh peralatan output On-line, seperti terminal, monitor, atau layar

Simbol Pemrosesan

Pemrosesan dengan komputer Fungsi pemrosesan yang dilaksanakan dengan komputer, biasanya menghasilkan perubahan atas data atau informasi


Proses manual Pelaksanaan pemrosesan yang dilaksanakan secara manual

Simbol Penyimpanan

Arsip sementara Dipergunakan untuk menunjukkan tempat penyimpanan dokumen seperti lemari arsip dan kotak arsip

Arsip Permanen Digunakan untuk menggambarkan arsip permanen yang merupakan tempat penyimpanan dokumen.

Penyimpanan
On-line Data disimpan di dalam file on-line temporer melalui media yang dapat diakses secara langsung seperti disk.
Simbol Arus dan Lain-Lain


On-page connector
Menghubungkan arus pemrosesan di satu halaman yang sama; penggunaan konektor ini akan menghindari garis-garis yang saling silang di satu halaman

Off-page connector Suatu penanda masuk dari, atu keliar ke, halaman lain

Arus dokumen atau proses Arah pemrosesan atau arus dokumen; arus yang normal berada di bawah dan mengarah ke kanan

Terminal Titik awal, akhir, atau pemberhentian dalam suatu proses atau program; juga dipergunakan untuk menunjukkan adanya pihak eksternal.

Arus data atau informasi Arah arus data atau informasi; sering dipergunakan untuk memperlihatkan data yang dicopy dari satu dokumen ke lainnya.`
(Sumber: Diolah sendiri)
G. Database
Database merupakan kumpulan file yang terstruktur dan terintegrasi sedemikian rupa sehingga proses data dan pencarian data pada file dapat dilakukan dengan mudah (Wiidjajanto, 2001:64). Sedangkan Romney (2006:95) mengemukakan bahwa database adalah suatu gabungan file yang saling berhubungan dan dikoordinasi secara terpusat.
Dari kedua pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa database merupakan kumpulan semua file atau dokumen yang saling terkait.
Tipe database yang sering digunakan untuk membuat program adalah tipe database hubungan atau biasa disebut basis data hubungan atau relasi. Di Didalam basis data hubungan terdapat objek-objek seperti Field, Query, Relasi, Record dan lainnya. Metode penyimpanan seperti ini akan menyebabkan data mudah disimpan ke dalam database dan disisi lain mudah pula untuk diambil dari database jika diinginkan.
VB.NET dapat melakukan penyimpanan data di berbagai database. Akan tetapi, database yang paling optimal dintegrasikan dengan VB.NET adalah SQL Server dan Microsoft Access. Penulis menganggap bahwa SQL Server memiliki kelebihan dibanding Microsoft Access, yaitu memiliki kapasitas database yang lebih besar dan penanganan multiuser.
H. SQL Server
SQL (Structure Query Language) atau yang sering disebut dengan bahasa permintaan data yaitu standar yang digunakan untuk mengakses basis data (database) relasional terdiri dari file-file atau dokumen yang merupakan bagian dari database management system (DBMS). Sedangkan Microsoft SQL Server merupakan perangkat lunak yang berfungsi menampung data secara terstruktur dan dengan jumlah terbatas yang tujuannya adalah agar data tersebut dapat diakses lebih mudah dan cepat.
I. Visual Basic.Net 2005
1. Pengertian VB.Net 2005
Visual Basic.NET 2005 (VB.NET 2005) atau biasa disebut Visual Basic 8 adalah teknologi pemrograman Micrrosoft yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi di lingkungan kerja berbasis Windows.
Visual Basic.NET 2005 adalah pengembangan dari Visual Basic sebelumnya. Kelebihan VB.NET 2005 terletak pada tampilannya yang lebih canggih dibandingkan edisi Visual Basic sebelumnya. Selain memilki kelebihan, VB.NET juga memiliki kekurangan. Kekurangan VB.NET 2005 yang terlihat jelas adalah beratnya aplikasi ini apabila dijalankan dikomputer yang memiliki spesifikasi sederhana (Wahana Komputer:1)
Visual Basic Net 2005 merupakan salah satu bahasa pemrograman yang digunakan para programer guna merancang suatu aplikasi sehingga menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen dan dapat dioperasikan oleh users dengan lebih mudah dan cepat. Tujuan utamanya adalah memelihara informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan.
2. Komponen Lingkungan Kerja VB. Net 2005
1. Toolbox adalah bagian yang berguna sebagai tempat meletakkan objek-objek yang menjadi alat untuk memprogram. Dalam istilah pemprograman, yang dimaksud alat tersebut adalah sebuah Class. Objek-objek yang tersedia di VB.NET sangat banyak, seperti Textbox, ComboBox, Listbox dan lain sebagainya.

Gambar 2.1 Toolbox (Sumber: Diolah Sendiri)
2. Solution Explorer adalah bagian yang berfungsi melihat item-item penyusun sebuah sebuah proyek atau Solution. Sebuah proyek dapat disusun oleh berbagai macam item, yaitu:

Gambar 2.2 Solution Explorer (Sumber: Diolah Sendiri)
3. Area Kerja adalah jendela yang berguna untuk melakukan kegiatan pengisian kode ketika berupa tampilan kode (code view) dan juga tempat untuk mengatur desain form ketika berupa tampilan desainer (designer view)

Gambar 2.3 Area Kerja (Sumber: Diolah Sendiri)
4. Main Menu berguna sebagai tempat mengakses fungsi-fungsi di VB.NET.

Gambar 2.4 Main Menu (Sumber: Diolah Sendiri)
5. Toolbar berguna sebagai shortcut bagi fungsi-fungsi yang sering diakses di Main Menu.

Gambar 2.5 Toolbar (Sumber: Diolah Sendiri)
6. Server Explorer adalah bagian yang berungsi sebagai tempat untuk manajemen database. Bagian ini berguna jika VB.NET sedang digunakan untuk memprogram database.

Gambar 2.6 Server Explorer (Sumber: Diolah Sendiri)
3. Unit Kontrol Visual Basic.Net 2005
Kontrol adalah suatu komponen atau objek yang diletakkan dalam form (LPKBM MDCOMS, 2005:27). Setelah kontrol diletakkan dalam suatu form, maka kontrol tersebut berubah menjadi suatu elemen perantara pemakai dengan program yang dibuat. Berikut ini beberapa kontrol yang terdapat pada toolbox Visual Basic.net 2005:
Tabel 2.2 Unit Kontrol
ICON NAMA KONTROL FUNGSI
Pointer Penunjuk kontrol sehingga kita bisa memindahkan letak atau mengubah ukuran kontrol yang terpasang pada form.
PictureBox Menampung sebuah gambar image dengan tipe file bitmap, metafile, icon. JPEG, GIF dan PNG.
Label Menuliskan teks keterangan
TextBox Memasukkan teks saat aplikasi sedang dijalankan.
GroupBox Memisahkan kelompok-kelompok item kontrol.
Button Memberi tombol pelaksana perintah.
CheckBox Mengaktifkan atau menonaktifkan pilihan.
CheckedListBox Menampung daftar pilihan di mana di kiri item terdapat tanda centang.
Color Dialog Menampilkan kotak dialog untuk memilih warna.
ContexMenuStrip Menampilkan menu pop-up ketika pemakai mengklik-kanan mouse pada suatu objek.
RadioButton Meminta pengguna untuk menentukan 1 pilihan dalam sebuah grup.
ComboBox Menampung daftar pilihan.
ListBox Menampung daftar pilihan seperti ComboBox.
HScrolBar Penggulung yang berorientasi horisontal.
VScrolBar Penggulung yang berorientasi vertikal.
Timer Meningkatkan eventbpada interval tertentu.
TabControl Menyediakan halaman tab untuk mengorganisasikan dan mengakses objek yang dikelompokkan secara efisien.
ErrorProvider Menampilkan informasi kesalahan ke pemakai.
DataTimerPicker Menampilkan waktu dan tanggal yang diambil dari sistem komputer.
FontDialog Menampilkan kotak dialog dimana pemakai dapat mengatur font beserta atributnya.
LinkLable Mirip dengan label, hanya saja memiliki kemampuan tambahan yaitu dapat menjadi sebuah link ke suatu alamat URL.
ImageList Menampung sebuah gambar atau image
DataGridView Menampilkan data secara tabular dari suatu database.
MonthCalender Menampilkan sistem penanggalan yang diambil dari sistem komputer.
Panel Mengelompokkan kumpulan kontrol, tidak bisa diberi label judul dan frame yang dapat digulung.
ProgressBar Menunjukkan jalannya proses sampai selesai dari suatu aksi secara grafikal.
SaveFileDialog Menampilkan kotak dialog dimana pemakai dapat menyimpan sekaligus memberi nama file.
SplitContainer Sebagai pemisah panel guna mengubah ukuran kontrol docking.
ToolStrip Menampilkan teks ketika pemakai menunjuk pada suatu kontrol.
ToolTip Menampilkan informasi teks ketika pemakai menunjuk pada suatu kontrol.
WebBrowser Untuk membuat suatu antarmuka internet.
PrintDialog Menampilkan kotak dialog dimana pemakai dapat memilih printer yang akan dugunakan dan mengatur atributnya.
PrintDocument Mengatur properti mencetak dokumen.
MenuStrip Membuat menu pull down.









(Sumber: Diolah Sendiri)

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Waktu dan Tempat Penelitian
1. Waktu Penelitian
Pelaksanaan penelitian dan penyusunan proposal dilakukan pada bulan Desember 2008 s/d September 2009.
2. Tempat Penelitian.
Penelitian ini dilakukan di PT XYZ yang berlokasi di Jl. Monginsidi No. 78A Makassar.
B. Tipe Penelitian
Untuk menyelesaikan tugas akhir ini penulis menggunakan tipe penelitian sebagai berikut:
1. Penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara membaca buku dan literatur-literatur lain dengan maksud untuk memperoleh pengetahuan dan landasan teori yang berhubungan dengan ruang lingkup permasalahan.
2. Penelitian Lapangan (Field Research), yaitu penulis mengumpulkan data dengan cara mengadakan wawancara secara langsung maupun tidak langsung kepada pegawai selaku pihak yang mengoperasikan transaksi perusahaan, untuk menemukan hal-hal yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dalam tugas akhir ini.
C. Teknik Pengumpulan Data
Untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam penelitian ini, maka dilakukan metode pengumpulan data sebagai berikut:
1. Wawancara
Merupakan bentuk pengumpulan data dengan mewawancarai pegawai perusahaan yang terkait langsung dengan pengoperasian transaksi serta pemilik PT XYZ di Makassar.
2. Analisis Dokumen
Adalah dengan cara melakukan pencatatan serta menganalisis data dan dokumen-dokumen yang relevan dengan penelitian, yaitu laporan bulanan transaksi perusahaan dan daftar harga tiket yang terkait dengan penelitian.
D. Jenis dan Sumber Data
1. Jenis Data
a. Data Primer
Data yang diperoleh secara langsung dari hasil observasi dan tanya jawab dengan pihak yang berwenang dari perusahaan yang berhubungan langsung dengan pengelolaan persediaan.
b. Data Sekunder
Data yang diperoleh dari dokumen perusahaan dan literatur yang mendukung permasalahan yang dibahas dalam penulisan ini.
2. Sumber Data
Sumber data yang diperoleh oleh penulis yaitu:
a. Responden
Responden dalam hal ini adalah pemimpin atau pemilik perusahaan serta pegawai yang terkait langsung dengan objek penelitian. Data diperoleh dari pihak perusahaan tersebut melalui wawancara atau tanya jawab.
b. Dokumen
Data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang didapatkan dari perusahaan, seperti laporan bulanan transaksi perusahaan dan daftar harga tiket yang terkait dengan penelitian.
E. Teknik Pengolahan dan Analisis Data
Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode analisis sistem. Analisis sistem mencakup studi kelayakan dan analisis kebutuhan. Studi kelayakan menentukan kemungkinan keberhasilan solusi yang diusulkan. Berguna untuk memastikan bahwa solusi yang diusulkan tersebut benar-benar dapat dicapai dengan sumber daya dan dengan memperhatikan kendala yang terdapat pada perusahaan serta dampak terhadap lingkungan sekeliling. Sedangkan analisis kebutuhan dilakukan untuk menghasilkan spesifikasi kebutuhan (disebut juga spesifikasi fungsional). Spesifikasi kebutuhan adalah spesifikasi yang rinci tentang hal-hal yang akan dilakukan sistem ketika diimplementasikan. Tujuan utama analisis sistem adalah untuk menentukan hal-hal detil tentang yang akan dikerjakan oleh sistem yang akan diusulkan.

Adapun proses pengolahan data transaksi adalah sebagai berikut:








Gambar 3.1 Proses Pengolahan Data Transaksi (Sumber: Diolah Sendiri)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar